Ada Apa dengan PAlestina?
Pasti pernah dengar deh kata PALESTINA! Yup, Palestina memang bukan nama makanan, bukan nama merk sepatu atau pun baju terkenal. Palestina sering disebut-sebut oleh kakak-kakak Mentor Rohisku dulu, kakak-kakak kelas yang ikut nimbrung di Rohis, sering nongol juga di televisi dan sering up to date di majalah-majalah Islami.
Mungkin ane juga termasuk salah satu orang yang menurut kak Shofwan Al Banna di buku “PALESTINA Emang Gue Pikirin?” disebut ‘GAPLEK’ (Gagap Palekstina). Secara orang-orang udah banyak syahid (nah istilah apa lagi noh), ane masih asyik-asyik ngobrol ma teman-teman sekelas, dan yang diobrolin pun kadang kala tak penting-penting amat.
Bagi teman-teman yang kayak ane (baru mau mulai ngelirik Palestina), paling yang kita tahu, Palestina itu ialah negara yang tak henti-hentinya bersimbah darah, entah itu di bom, di bunuh dengan senjata atau negara yang tak hentinya terkena konflik.
Kadang kala perbincangan tentang Palestina buat ane bosen sendiri. Gak di musholah sekolah ampe kantin One temen-temen yang para aktivis itu ceritanya Palestina mulu (soalnya emang lagi hot, gak kalah hot ama gorengannya One) hehe.. Hingga suatu ketika, temen ane yang gila baca, menceritakan sebuah kisah nyata tentang perjuangan orang-orang di Palestina. Bagaimana kegiatannya sampe perlawanannya. Wuih, asli jadi semangat nyari tahu tentang Palestina.
So, Palestina Kenapa?
Sobat, tahukah kau di Palestina itu terdapat banyak senjata? GUBRAK! Bukan pisau buat motong daging atau pun gergaji buat motong kayu. Di Palestina sana terdapat banyak tank bersenjata berat dengan berjubel-jubel tentara tak berhati yang kemudian kita sebut saja dengan ‘zionis’. Para zionis dengan senjata-senjata berat mereka tiap hari bersenang-senang dengan ngerjain teman-teman kita di Palestina. Mereka yang tiap hari membunuh para wanita dan anak-anak. Mereka dengan tank raksasa itu yang telah meratakan sekolah, rumah, masjid sedatar tanah.
Sobat, di Palestina juga banyak perawan-perawan Palestina yang diperkosa dengan mem-babi buta (padahal babi aja gak buta) oleh para tentara tak berhati tadi. Warga sipil banyak yang terluka hingga meninggal karena terkena bom yang dijatuhkan dari pesawat tempur mereka. Anak-anak kecil yang pergi sekolah dijahilin sama antek-antek bersenjata tadi, aduuuh, bayangin aja deh, adek kita yang mau pergi sekolah lalu ketemu sama mereka lantas adek-adek ada yang dianiaya dan ada yang di dor, waaah kejam kan?
Lantas, udah tahu sedikit wabah tentang Palestina apa yang harus kita lakukan? Mungkin untuk saat ini yang bisa kita lakukan ialah Ber’DOA. Do’a itulah yang membuat kekuatan mereka menjadi lebih waah.. Do’a ialah suplemen makanan untuk saudara kita di Palestina.
Untuk selanjutnya banyak hal yang dapat kita lakukan. Apa kita harus ikut berperang? Jarak bukan berarti halangan loh. Ikut demo, long march, beli gantungan tas Palestina (padahal ane belum punya) itu ialah salah satu tanda peduli kita terhadap mereka. Isi celengan-celengan yang tandanya ada “Untuk Saudara Kita di Palestina” juga termasuk membantu saudara kita di sana.
Gak pa deh dimulai dari yang kecil-kecil dulu. Paling gak, kita udah sedikit tahu ada apa dengan Palestina. Untuk selanjutnya sobat bisa baca buku-buku yang berhubungan dengan Palestina. Biar lebih ngeh dan komplit.
Yukzz,, ikutan berjuang!! [Voe_Khadijah]



ohis Zaidul Ulum Putri ato disapa Akhwat Rozul ngadain acara program tahunan mereka yang menggebrak. Koq dibilang menggebrak? Ok.. Liat judul yang terpampang di talk shownya. “VALENTINE DAY V.S. PALESTINE DAY”.
